Sabtu, 21 Februari 2009 Pukul 14.30 saya masih berada di sekolah untuk membimbing ekstrakurikuler pencinta alam SMA Xaverius 1. Disiplin kerja yang saya bangun sejak lama di aktivitas mahasiswa adalah kalau saya sedang on fire di sana, saya tidak boleh diganggu kecuali sangat mendesak. Imbasnya adalah anak harus menunggu bermain, kecuali mau pulang naik angkot sendiri; Hp saya matikan atau saya tinggal di rumah supaya konsentrasi penuh pada aktivitas saat itu. Yang celaka kalau lupa membawa dompet atau uang. Tiba-tiba, Rm. Agus, ekonom Seminari Menengah Santo Paulus memberitahu bahwa ada berita sms berkaitan dengan anak saya yang kedua bermasalah 'tertelan satu kartu gaple plastik saat main di rumah, sedang dalam perjalanan ke rumah sakit diantar mobil, akan menuju ke tempat saya, lalu bersama Romo ke UGD Rumah Sakit Charitas pusat. Keluhannya sudah tertelan ke perut, terus muntah berwarna cokelat, kesan suster muntah darah. Memang sedikit tegang dan terus bertanya-tanya di benak s...
Pengenalanku tentang Gunung dan Orang-orang Sederhana tapi Peduli