Tiap tahun diperingati, tiap bulan Agustus sederet umbu-umbul menyertai kibar bendera pusaka ini. Sudah sejak setahun yang lalu saya menuliskan bentuk pemaknaan di blog ini. Tentu ada alasan yang menyebabkannya begitu. Pertama, karena peringatan kemerdekaan tahun ini di awal saudara kita menjalankan puasa. Laku puasa untuk sebuah tujuan mulia tentu sangat diharapkan oleh umat beriman sebagai bentuk pendewasaan rohani. Saya yakin semua ajaran agama memberikan sentuhan laku puasa ini bagi para pengikutnya. Puasa merupakan bentuk matiraga terpola yang disadari mampu membangun kesadaran baru akan ziarah iman masing-masing umat kepada Sang Pencipta. Dalam rumusan sila Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa, sangat jelas nuansanya. Kedua, 65 Tahun bila dilacak mundur ke Tahun 1945 saat kumandang proklamasi pertama kali di Pegangsaan Timur 56, Jakarta, juga memberikan petunjuk bilangan umur cukup dewasa di negara MERDEKA. Apakah dua alasan di atas cukup bermakna bagimu? Tentu tidak pernah cukup u...
Pengenalanku tentang Gunung dan Orang-orang Sederhana tapi Peduli