"Iringan bendera kemenangan...." Penggal lagu itu sekedar mengingatkan masa muda kuliah dengan bergabung pada unit kegiatan mapala di USD (dulu IKIP) bernama MAPASADHA Jogyakarta. Jiwa muda yang energik perlu diwadahi dan difasilitasi layaknya para pembalap liar yang menemukan trek sirkuit relatif permanen. Pemberontakan kreatif sejalan pencarian eksistensi, pembentukan karakter, pengembangan bakat dan minat perlu didengar, diakomodasikan oleh almamater sebagai Ibu Pawiyatan olah pikir dan olah rasa individual dan sosial. Generasi penerus bangsa disiapkan dan dipilih menurut jurusannya masing-masing. Pada zaman IKIP, orientasi lulusan/alumnus jelas jadi 'guru' terpaksa atau kesadaran. Walaupun tidak semua alumnus (termasuk yang terkena DO, lolos sebelum waktunya) pada akhirnya menjadi tenaga pengajar atau pendidik tangguh di tempat kerjanya, paling tidak bekal akta IV yang bergabung dengan ijazah resminya menjadi acuan dalam etos kerja hariannya (kecuali lupa). Orient...
Pengenalanku tentang Gunung dan Orang-orang Sederhana tapi Peduli